Logo
Destinasi Favorit Family Trip to Japan

16 September 2025

Panduan Wisata Arashiyama Bamboo Forest Kyoto Terpopuler

Kalau kamu pernah lihat foto jalan setapak dikelilingi bambu tinggi menjulang di Kyoto, kemungkinan besar itu adalah Arashiyama Bamboo Forest. Tempat ini jadi ikon wisata Jepang yang sudah mendunia, masuk ke bucket list banyak traveler dunia. Berjalan di tengah hutan bambu di Arashiyama bukan cuma soal hunting foto, tapi juga pengalaman khas Jepang yang membawa ketenangan batin dan suasana mistis.  

Yang membuat Arashiyama begitu istimewa adalah gabungan alam, budaya, dan sejarah. Kamu bisa merasakan atmosfer tradisional khas Jepang yang masih terjaga, berbeda dengan daerah perkotaan Kyoto yang lebih modern. Artikel ini akan memandu kamu dengan detail seputar lokasi, akses, daya tarik, aktivitas, hingga kuliner, informasi penting buat kamu yang berencana ikut tour Jepang maupun jalan sendiri ke Kyoto. Jadi, baca sampai selesai supaya kamu benar-benar siap kapan pun berkunjung!  

Lokasi Arashiyama Bamboo Forest

Arashiyama Bamboo Forest berlokasi di Distrik Ukyo, Kyoto bagian barat. Kawasan ini terkenal sebagai tempat rekreasi sejak zaman Heian (794–1185). Saat itu kaum bangsawan sering datang untuk menikmati bunga sakura, bersyair, atau sekadar melihat pemandangan sungai dan pegunungan. Lokasinya dikelilingi pedesaan kecil dengan suasana tenang, sehingga menciptakan nuansa alami yang kontras dengan hiruk pikuk kota Kyoto.

Jalur bambu di sini terbuka 24 jam tanpa tiket masuk, jadi kamu bebas datang pagi-pagi sekali atau menjelang malam. Tapi, pencahayaan alami terbaik biasanya sekitar jam 9–10 pagi ketika sinar matahari mulai masuk ke sela bambu.

Cara Menuju dengan Transportasi Umum

Transportasi umum ke Arashiyama cukup ramah turis, meski butuh sedikit koordinasi:

1. Kereta

  • Dari Kyoto Station - JR Sagano Line - turun di Saga-Arashiyama. Perjalanan sekitar 15 menit. Dari stasiun, jalur bambu bisa dijangkau dengan jalan kaki ±10 menit melewati jalan kecil yang dipenuhi toko tradisional.
  • Alternatif lainnya lewat Hankyu Railway. Turun di Katsura, lalu lanjut ke Arashiyama Station. Rute ini populer kalau kamu datang dari Osaka.

2. Bus

  • Kyoto City Bus no. 28 atau Raku Bus 11 membawa penumpang langsung ke Arashiyama. Waktu tempuh rata-rata 45 menit, tetapi pada musim ramai bisa sampai 1 jam. Bus cocok kalau kamu menggunakan Kyoto 1-Day Bus Pass.

Kalau tujuanmu khusus ingin foto lebih sepi, sebaiknya hindari bus pada jam kunjungan puncak (10 pagi – 3 sore) karena area bisa sangat penuh.

Cara Menuju dengan Transportasi Pribadi

Jika menggunakan mobil sewa atau taksi, waktu tempuh dari pusat Kyoto sekitar 30–40 menit. Namun, masalah utama adalah lahan parkir yang terbatas. Biaya parkir rata-rata ¥500–¥1000 per jam, tapi sering penuh saat akhir pekan. Kalau nggak ingin repot, banyak wisatawan lebih memilih ikut group tour dengan jadwal terencana. Selain lebih nyaman, kamu juga lebih hemat waktu karena pemandu sudah tahu jalur paling efisien.

Daya Tarik dan Hal Menarik di Arashiyama Bamboo Forest

Suasana Mistis & Fotogenik Jalur Hutan Bambu

Jalan setapak yang membentang sejauh 500 meter ini terasa seperti masuk ke dunia lain. Batang-batang bambu tumbuh rapat dan menjulang setinggi lebih dari 20 meter. Efek cahaya yang masuk dari sela dedaunan menciptakan foto alami tanpa perlu filter tambahan. Bahkan hutan bambu ini sering masuk daftar “Most Instagrammable Places in the World”.

Selain itu, Jepang menetapkan suara bambu tertiup angin sebagai bagian dari The 100 Soundscapes of Japan, proyek pemerintah untuk menjaga identitas alam negeri tersebut. Jadi, yang kamu rasakan di sini bukan sekadar berjalan kaki, tapi pengalaman multisensori, pemandangan, suara, dan udara yang menyejukkan.

Sejarah & Filosofi Budaya Jepang

Arashiyama sudah dikenal sejak masa Heian sebagai lokasi liburan keluarga kerajaan. Bangsawan kala itu sering berkunjung untuk menikmati musim semi dan gugur. Filosofi bambu dalam budaya Jepang menguatkan pengalaman di sini. Bambu dipercaya sebagai simbol perlindungan dari hal buruk dan penjaga rumah. Dalam perayaan tradisional Tanabata, bambu juga jadi pohon tempat menuliskan harapan. Jadi, ketika kamu berjalan di sini, rasanya seperti ikut bagian dari tradisi panjang Jepang.

Aktivitas yang Bisa Kamu Lakukan

Selain jalan santai biasa, ada banyak aktivitas menarik yang bisa kamu coba:

  • Jinrikisha tour: pemandu becak tradisional biasanya tahu spot tersembunyi atau sudut foto ikonik yang jarang dikunjungi.
  • Fotografi pribadi: cahaya terbaik untuk foto ada di pagi hari. Kalau ingin lebih dramatis, kamu bisa coba sore menjelang sunset.
  • Kuil Tenryu-ji: jalur bambu terhubung langsung ke kuil Zen yang jadi warisan dunia UNESCO. Kombinasi keduanya membuat perjalanan semakin kaya.
  • Meditasi singkat: beberapa turis duduk sebentar untuk meresapi suasana. Sensasi ketenangan yang didapat sering disebut sama menenangkannya dengan kuil Zen.

Tempat Wisata Sekitar Arashiyama Bamboo Forest

1. Tenryu-ji Temple

Kuil ini didirikan pada abad ke-14 dan merupakan kuil Zen utama di Kyoto. Taman klasiknya dirancang oleh Muso Soseki, seorang master arsitektur taman Zen. Sampai sekarang, desain taman tetap asli sesuai tata letak awal, membuatnya terasa abadi dan sering dijadikan contoh ideal taman Jepang.

2. Togetsukyo Bridge

Panjang jembatan sekitar 155 meter, membentang di atas Sungai Katsura. Pada musim semi, pemandangan sakura di sekitar jembatan ini jadi favorit. Sementara di musim gugur, pegunungan Arashiyama berubah menjadi lautan merah dan oranye yang menakjubkan. Malam hari saat festival pencahayaan Hanatoro, jembatan ini juga dihiasi lampion, menambah kesan romantis.

3. Monkey Park Iwatayama

Bagi pecinta hewan, Monkey Park menyuguhkan pengalaman melihat lebih dari 100 monyet Jepang. Kamu bisa memberi makan dari area khusus yang aman. Perjalanan mendaki ke atas bukit cukup menantang, tapi terbayar dengan panorama luas Kyoto dan Sungai Katsura.

4. Sagano Scenic Railway (Romantic Train)

Kereta ini bergerak lambat, memberi waktu bagi penumpang menikmati lanskap pegunungan dan sungai. Kursi kayunya bergaya retro, cocok untuk foto nostalgia wisata klasik. Tiket sering terjual habis, jadi disarankan untuk reservasi sebelumnya terutama saat musim gugur.

5. Hozugawa River Cruise

Wisata ini berlangsung sekitar 2 jam, melewati aliran sungai dengan pemandangan tebing, hutan, dan kadang satwa liar. Perahu kayu dikendalikan 3 orang pemandu menggunakan dayung besar. Sensasi yang didapat berbeda total dengan jalur darat, membuat banyak wisatawan memilih kombinasi Romantic Train + River Cruise untuk pengalaman komplit.

Rekomendasi Kuliner & Oleh-Oleh di Arashiyama

1. Kuliner Tradisional Kyoto di Arashiyama

  • Yudofu: menu vegetarian khas kuil, sehat dan lembut, biasanya disantap dengan soy sauce ringan.
  • Soba/matcha soba: kuah kaldu gurih, ada juga versi dingin yang menyegarkan untuk musim panas. Banyak restoran menyajikan soba dengan pemandangan halaman tradisional.
  • Matcha sweets: Kyoto dikenal sebagai pusat matcha di Jepang, jadi dessert seperti parfait matcha, pancake matcha, dan wagashi (kue tradisional) wajib dicicipi.

2. Street Food Populer di Pinggiran Arashiyama

  • Mitarashi dango: mochi tusuk dengan rasa manis gurih, paling pas dimakan hangat.
  • Korokke & croquette udang: camilan murah meriah tapi mengenyangkan, cocok untuk santapan ringan saat jalan.
  • Taiyaki: kue berbentuk ikan dengan isian kacang merah, custard, matcha, atau bahkan keju modern.

3. Oleh-oleh Khas Kyoto

  • Matcha Uji: salah satu matcha terbaik di dunia, terkenal dengan cita rasa pekat dan aroma khas.
  • Kerajinan bambu: sumpit, anyaman, vas bunga, hingga hiasan rumah, semua dibuat dengan keterampilan turun-temurun.
  • Sewa kimono dan foto: banyak toko di sekitar Arashiyama menawarkan paket harian sewa kimono + sesi foto, yang bisa jadi kenangan unik selama di Kyoto.

Saatnya Jelajahi Kyoto dengan Callista Tour Jepang!

Mengunjungi Arashiyama Bamboo Forest memang bisa dilakukan sendiri, tapi detail kecil seperti antri kereta, mencari tempat makan, atau memilih spot terbaik sering jadi tantangan, apalagi di musim ramai. 

Di sinilah Callista Tour membantu. Dengan itinerary terencana, transportasi mulus, dan guide berbahasa Indonesia yang komunikatif, kamu bisa lebih hemat waktu dan energi. Jadi, kamu tinggal fokus menikmati keindahan Kyoto tanpa stress.

Kalau kamu ingin menikmati hutan bambu legendaris Arashiyama tanpa kebingungan soal transportasi dan rencana perjalanan, ini saatnya ambil langkah. Hubungi Callista Tour sekarang untuk paket wisata Kyoto termasuk Arashiyama Bamboo Forest. 

Biarkan tim Callista yang atur detail perjalananmu, supaya kamu bisa fokus sepenuhnya menikmati suasana Jepang yang autentik.

source image @unsplash

Kamu bisa cek Paket Wisata Jepang terupdate kami: